Ketika pasukan orange dipecat karena tak bisa main futsal

Uncategorized

Ketika pasukan orange dipecat karena tak bisa main futsal

Podomoro.co.id – Keberadaan pekerja harian lepas (PHL) atau yang biasa dikenal sebagai pasukan orange di Jakarta sangat membantu kebersihan ibu kota. Tiap harinya, mereka bekerja membersihkan ibu kota dari sampah yang tak cuma mencemari tapi juga bisa membuat banjir ibu kota.

Namun, kemarin pagi, delapan orang dari perwakilan 27 PHL mendatangi Balai Kota untuk mengadu ke Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono. Mereka diputus kontrak begitu saja tanpa ada alasan yang jelas.

Sumarsono menceritakan, salah satu dari delapan orang perwakilan PHL itu mengatakan beberapa dari mereka diputus kontrak dengan alasan tidak bisa bermain futsal.

“Ya masa (diputus kontrak) karena enggak bisa main futsal. Persyaratan jadi PHL kan ada 2 syarat khusus, pertama pendidikan minimal SMP, lalu diutamakan KTP DKI,” kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/1).

 

 

author

Author: 

Related Posts